BerandaArtikelWeton
Arti Weton Sujanan dan Cara Menyikapinya dengan Bijak
Weton·5 min baca

Arti Weton Sujanan dan Cara Menyikapinya dengan Bijak

7 Juli 2026


Belakangan ini, istilah weton sujanan cukup sering muncul di media sosial, biasanya dikaitkan dengan potensi perselingkuhan dalam hubungan. Istilah ini memang berasal dari primbon Jawa, tapi banyak yang menafsirkannya secara berlebihan tanpa memahami konteks aslinya.

Apa Itu Weton Sujanan

Sujanan adalah salah satu istilah dalam perhitungan kecocokan weton pasangan, yang muncul dari penjumlahan neptu weton kedua calon pasangan lalu dicocokkan dengan tabel primbon. Kalau hasil perhitungan jatuh pada kategori sujanan, biasanya ditafsirkan sebagai potensi munculnya pihak ketiga atau ketidaksetiaan dalam hubungan tersebut.

Kenapa Istilah Ini Sering Disalahpahami

Banyak orang langsung menganggap weton sujanan sebagai vonis pasti bahwa hubungan akan berakhir karena perselingkuhan. Padahal, dalam tradisi primbon, hasil perhitungan weton lebih bersifat gambaran potensi atau kecenderungan, bukan kepastian mutlak. Faktor lain seperti komunikasi, komitmen, dan kualitas hubungan tetap jadi penentu utama keberhasilan sebuah hubungan, bukan semata perhitungan weton.

Bagaimana Cara Menyikapinya dengan Bijak

Kalau hasil perhitungan weton pasangan jatuh pada kategori sujanan, tidak perlu langsung panik atau membatalkan hubungan. Sebaliknya, ini bisa dijadikan pengingat untuk lebih menjaga komunikasi dan kepercayaan dalam hubungan, bukan sebagai ramalan yang harus ditakuti secara berlebihan. Banyak pasangan dengan weton kategori ini tetap menjalani hubungan yang harmonis karena usaha dan komitmen yang mereka bangun bersama.

Pentingnya Tidak Menjadikan Weton sebagai Penentu Mutlak

Primbon dan weton sebaiknya dipandang sebagai bagian dari warisan budaya, bukan sebagai penentu nasib yang kaku. Menjadikan weton sebagai satu-satunya acuan dalam menilai hubungan justru bisa mengabaikan usaha nyata yang perlu dilakukan berdua untuk membangun kepercayaan dan kedekatan emosional.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa arti weton sujanan?

Weton sujanan adalah salah satu kategori dalam perhitungan kecocokan weton pasangan yang ditafsirkan sebagai potensi munculnya pihak ketiga atau ketidaksetiaan dalam hubungan.

Apakah weton sujanan pasti berarti hubungan akan berakhir karena perselingkuhan?

Tidak. Hasil ini lebih bersifat gambaran potensi berdasarkan tradisi primbon, bukan kepastian mutlak, karena keberhasilan hubungan tetap ditentukan oleh komunikasi dan komitmen kedua pihak.

Bagaimana cara menghitung apakah weton pasangan termasuk sujanan?

Caranya dengan menjumlahkan neptu weton kedua pasangan, lalu hasilnya dicocokkan dengan tabel primbon untuk melihat kategori mana yang berlaku.

Apakah semua orang percaya dengan konsep weton sujanan?

Tidak semua. Sebagian orang menganggapnya sebagai bagian dari warisan budaya semata, sementara sebagian lain masih mempertimbangkannya sebelum menjalani hubungan serius.

Apa yang sebaiknya dilakukan jika weton pasangan termasuk sujanan?

Sebaiknya dijadikan pengingat untuk memperkuat komunikasi dan kepercayaan, bukan dijadikan alasan untuk mengakhiri hubungan tanpa usaha lebih dulu.

Apakah ada kategori weton lain selain sujanan?

Ada, beberapa istilah lain dalam primbon jodoh misalnya Padu, Ratu, Topo, dan Tinari, yang masing-masing punya penafsiran berbeda soal kecocokan pasangan.

Apakah weton sujanan berlaku untuk semua jenis hubungan?

Konsep ini pada dasarnya dipakai untuk melihat kecocokan pasangan romantis atau rencana pernikahan, bukan untuk jenis hubungan lain seperti pertemanan atau keluarga.

Apakah weton sujanan punya dasar ilmiah?

Tidak. Weton sujanan berasal dari tradisi budaya dan kepercayaan turun temurun, bukan sesuatu yang bisa dibuktikan secara ilmiah.

Kenapa istilah ini viral di media sosial?

Istilah ini menarik perhatian karena berkaitan dengan topik hubungan asmara yang selalu ramai dibahas, apalagi dengan bahasa yang terdengar unik dan jarang diketahui generasi muda sebelumnya.

Apakah pasangan dengan weton sujanan pasti tidak bisa menikah?

Tidak ada larangan mutlak. Banyak pasangan tetap memutuskan menikah meski hasil wetonnya masuk kategori sujanan, karena mereka lebih memprioritaskan usaha dan komitmen bersama.

Apakah orang tua zaman dulu benar-benar mempertimbangkan weton sujanan sebelum menikahkan anak?

Di beberapa keluarga tradisional, weton memang masih jadi pertimbangan penting sebelum pernikahan, meski praktik ini kini semakin jarang di kalangan generasi muda perkotaan.

Bagaimana jika salah satu pasangan tidak percaya primbon sama sekali?

Tidak masalah. Kepercayaan terhadap weton bersifat pribadi, sehingga pasangan bisa saling berdiskusi untuk menemukan kesepakatan yang nyaman bagi keduanya.

Apakah ada cara menetralkan weton sujanan menurut kepercayaan tradisional?

Dalam beberapa tradisi, ada ritual atau doa tertentu yang dipercaya bisa membantu menyeimbangkan energi kurang baik dari hasil perhitungan weton, meski ini kembali pada keyakinan masing-masing.

Apakah weton sujanan hanya berlaku untuk hubungan sebelum menikah?

Konsep ini paling sering dipakai sebelum pernikahan, meski beberapa orang juga menggunakannya untuk memahami dinamika hubungan yang sudah berjalan.

Bagaimana sikap yang tepat terhadap primbon dan weton secara umum?

Sikap paling bijak adalah memandangnya sebagai bagian dari kekayaan budaya, sambil tetap mengutamakan usaha nyata, komunikasi, dan kepercayaan dalam menjalani hubungan.

Tag

weton sujananarti sujananprimbon jodohweton perselingkuhan