
Memahami Pasaran dalam Weton: Panduan Sederhana tentang Lima Hari Sakral
Oleh Ratri Jawanes·15 Februari 2026
Apa Itu Pasaran?
Dalam kalender Jawa, pasaran merujuk pada siklus lima hari yang berjalan terus-menerus berdampingan dengan pekan tujuh hari standar. Persilangan kedua siklus ini menciptakan weton — kombinasi hari lahir unik seseorang.
Kelima hari pasaran adalah:
- Legi — neptu 5
- Pahing — neptu 9
- Pon — neptu 7
- Wage — neptu 4
- Kliwon — neptu 8
Makna Setiap Pasaran
Legi (Neptu 5)
Legi dikaitkan dengan kecerahan, keterbukaan, dan pesona alami. Orang yang lahir pada Legi sering digambarkan sebagai sosok yang hangat, mudah bergaul, dan secara alami menarik perhatian. Mereka cenderung mendatangkan kebaikan dari orang lain.
Dalam tradisi pertanian, Legi dianggap sebagai hari yang baik untuk menanam dan memulai upaya-upaya baru.
Pahing (Neptu 9)
Pahing membawa energi kekuatan dan intensitas. Mereka yang memiliki Pahing dalam wetonnya sering teguh, tangguh, dan penuh drive. Mereka juga bisa berkemauan keras dan, terkadang, keras kepala.
Hari-hari Pahing secara tradisional dikaitkan dengan perlindungan dan menjaga hal-hal penting.
Pon (Neptu 7)
Pon terhubung dengan gerak, kemampuan beradaptasi, dan energi kreatif yang gelisah. Individu Pon sering menjadi penjelajah — penuh rasa ingin tahu, berani, dan tertarik pada pengalaman-pengalaman baru.
Hari ini dikaitkan dengan perdagangan dan pasar dalam pasar tradisional Jawa.
Wage (Neptu 4)
Wage membawa kualitas kesabaran, keandalan, dan kekuatan yang tenang. Mereka yang lahir pada Wage sering stabil, dapat dipercaya, dan analitis. Mereka membangun secara perlahan namun kokoh.
Wage dianggap sebagai hari untuk pertimbangan yang cermat dan keputusan yang terukur.
Kliwon (Neptu 8)
Kliwon adalah yang paling bermakna secara spiritual di antara kelima hari pasaran. Ia dikaitkan dengan kedalaman, intuisi, dan koneksi alami dengan yang tidak terlihat. Individu Kliwon sering tajam dalam persepsi, empatik, dan condong pada spiritualitas.
Malam-malam Kliwon masih dianggap bermakna dalam banyak tradisi spiritual Jawa.
Bagaimana Pasaran Bergabung dengan Hari dalam Seminggu
Ketika pasaran Anda digabungkan dengan hari lahir Anda, jumlah neptu yang dihasilkan membentuk penafsiran weton. Misalnya:
- Rabu (neptu 7) + Legi (neptu 5) = 12
- Jumat (neptu 6) + Kliwon (neptu 8) = 14
Jumlah-jumlah ini kemudian ditafsirkan melalui panduan primbon untuk memberikan wawasan tentang kepribadian, kecenderungan, dan pola-pola kehidupan.
Pertanyaan yang Sering Diajukan
Apa bedanya pasaran dengan pekan biasa?
Pekan biasa berjalan dalam siklus 7 hari. Pasaran berjalan dalam siklus 5 hari. Bersama-sama mereka menciptakan siklus gabungan 35 hari (7 × 5) sebelum kombinasi hari-pasaran mana pun berulang kembali.
Apakah pasaran saja menentukan weton?
Tidak. Weton adalah kombinasi antara hari dalam seminggu dan pasaran. Keduanya diperlukan untuk pembacaan weton yang lengkap.
Apakah ada pasaran yang lebih baik dari yang lain?
Tidak. Setiap pasaran membawa kualitasnya sendiri — kekuatan maupun tantangan. Tidak ada hierarki di antara keduanya.
Tag


